Akuntansi, Komputerisasi dan Managemen Minimarket

Tips Trik Komputerisasi dan Managemen yang baik di bisnis Swalayan (Minimarket)

Merencanakan keuangan dengan anggaran Bisnis Minimarket

Leave a comment

NT-Amart-IMG_3053-QRM-MAY11_0
Membuat anggaran biaya biasa dilakukan menjalankan suatu usaha. Dan meskipun hal itu penting dilakukan, namun beberapa pengusaha tidak melakukannya, dengan alasan usahanya masih kecil sehingga biaya yang dikeluarkannya pun juga tidak terlalu besar.

Sebenarnya itu bisa dipahami, akan tetapi bukankah akan lebih baik jika sebagai pengusaha anda merencanakan secara detil keuangan usaha anda ? Pastinya anda berharap bahwa bisnis anda akan terus berkembang bukan ? Dan merencanakan keuangan dengan membuat anggaran biaya adalah salah satu poin yang dibutuhkan untuk memajukan bisnis anda.

Pada dasarnya anggaran biaya berkorelasi secara positif dengan target penjualan. Jadi dalam menentukan target penjualan harus lebih tinggi dari anggaran biaya yang dibuat. Bisa dipahami karena biaya operasional tidak boleh lebih tinggi dari pendapatan usaha, karena bisa menyebabkan kerugian.

Biasanya anggaran biaya dibuat dalam periode bulanan, demikian juga dengan target penjualan yang harus dipenuhi. Namun bukan berarti jika pada bulan berikutnya biaya yang dianggarkan lebih rendah dari bulan ini, maka target penjualan juga akan diturunkan. Dan sebagai pengusaha, anda harus cermat dalam mengambil keputusan ini.

Dalam program Armadillo accounting, proses mencatat anggaran biaya bisa dilakukan dalam menu “saldo”. Pilih fungsi anggaran, kemudian isikan anggaran anda pada kolom bulan yang ada, sebelumnya tentukan dulu pada perkiraan mana anggaran itu.

isi anggaran

Fungsi anggaran tidak berpengaruh pada jurnal bahkan neraca. Namun fungsi anggaran adalah sebagai pengontrol pengeluaran biaya usaha anda dalam satu bulan. Artinya dengan biaya operasional dan biaya produksi sebesar nominal yang anda keluarkan, berapa besar penjualan yang harus dicapai dalam bisnis anda agar memperoleh laba sesuai dengan harapan. Dan juga minimal nominal penjualan supaya tidak terjadi kerugian (cukup memenuhi BEP saja).

Tidak berhenti disitu saja, setelah anda menyusun anggaran biaya dan target penjualan, selanjutnya adalah menyusun strategi marketing. Dalam hal ini pemilik usaha harus berkoordinasi dengan bagian marketing, strategi marketing apa yang tepat untuk mengejar target penjualan yang telah ditentukan tersebut.

Dan jangan lupa untuk melakukan evaluasi di akhir periode, maksudnya apakah pengeluaran biaya lebih kecil atau bahkan melebihi anggaran yang telah ditetapkan, berapa penjualannya pada bulan ini, dan apakah strategi marketing yang dijalankan sudah sesuai. Dan tentu saja evaluasi ini dilakukan berdasarkan laporan neraca dan rugi laba per bulan.

Author: Radian Blogging Team

Konsultan Software Akuntansi Dagang dan Simpan Pinjam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s