Akuntansi, Komputerisasi dan Managemen Minimarket

Tips Trik Komputerisasi dan Managemen yang baik di bisnis Swalayan (Minimarket)


Leave a comment

Inilah Cara Membuat Laporan Harian pada Usaha Minimarket

Sobat wirausaha,,

Manajemen perusahaan yang baik selalu menerapkan administrasi yang tertib dan tertata rapi. Salah satu administrasi yang harus dibuat adalah laporan keuangan. Laporan keuangan yang baik dan mudah dibaca sangat penting untuk manajemen perusahaan. Laporan keuangan ini meliputi transaksi pembelian, penjualan, pendapatan, pengeluaran operasional perusahaan maupun gaji karyawan.

Ada beberapa laporan keuangan berdasarkan waktu, antara lain laporan harian, laporan mingguan, laporan bulanan, dan laporan tahunan. Postingan kali ini, kita akan membahas tentang laporan harian dan apa saja laporan yang perlu dicetak dalam satu hari kerja. Kita akan memberikan contoh laporan harianย  untuk usaha Minimarket.

  1. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas wajib dicatat setiap ada pemasukan dan pengeluaran. Laporan Arus Kas adalah laporan mengenai pemasukan dan pengeluaran kas perusahaan dalam waktu tertentu. Kita akan mengetahui posisi uang kas masuk (cash in flow) dan uang kas keluar (cash out flow) dalam periode akuntansi. Misalnya penerimaan uang dari pelanggan, pengeluaran uang untuk membayar biaya listrik, PDAM, telepon, gaji, dan lain sebagainya.

Setelah melakukan transaksi dalam satu hari kerja, maka kita dapat mencetak daftar laporan arus kas.ย  Laporan arus kas dapat berupa laporan arus perkiraan kas, dan laporan detail buku bantu kas.

Continue reading

Advertisements


Leave a comment

Inilah Jurnal dan Cara Melakukan Transaksi Barang Konsinyasi

Sobat wirausaha,,โ€ฆ

Dipostingan kali ini, kita akan membahas tentang kerjasama konsinyasi atau lebih khususnya ke hutang konsinyasi.

Konsinyasi adalah proses transaksi dagang antara dua pihak dengan cara penitipan barang. Pihak pertama menitipkan barang kepada pihak kedua untuk dijual dengan perjanjian tertentu. Bahasa kerennya adalah jual titip.

Dalam hal ini pihak kedua tidak melakukan pembayaran atas barang tersebut, karena sifatnya hanya titipan. Pada akhir periode, sisa barang yang tidak terjual akan dikembalikan pada pihak pertama, dan dilakukan proses bagi hasil penjualan barang konsinyasi tersebut.

Kita sebagai pihak kedua atau manajemen toko pasti kesulitan dalam melakukan transaksinya. Lalu, bagaimanakah jurnal dan cara transaksi hutang konsinyasinya? Kita kasih langkah-langkah sederhananya, sebagai berikut:

1. Transaksi Pembelian Konsinyasi
A. Pemasok
Pertama masuk dulu ke ikon Pembelian. Klik tombol untuk nama pemasok konsinyasi. Pilih nama pemasok konsinyasi yang akan ditransaksikan.
B. Kode Barang
Untuk mengisi kode barang yang akan menjadi stok konsinyasi anda tinggal menulis kode barang yang sudah disetup sebelumnya, atau bisa dengan tekan enter untuk memilih dari daftar barang. Isi juga jumlah yang ingin kita beli.
C. Pembayaran
Kosongkan nilai nominal pembayaran, maka otomatis akan menambah daftar hutang konsinyasi kita kepada pemasok konsinyasi. Kemudian klik tombol Simpan. Continue reading


Leave a comment

BAGAIMANA CARA MEMAHAMI LAPORAN NERACA DAN RUGI LABA

Sobat wirausaha…

Seperti yang telah kita ketahui bahwa mempersiapkan usaha yang sedang kita jalani untuk mampu bersaing tergantung pada keberhasilan kita dalam mengelola keuangan usaha. Dimana, dalam mengelola keuangan ini, kita mampu mengetahui sejauh mana perputaran uang di dalam usaha kita apakah berjalan sehat dan tidak timbul masalah.

Laporan neraca merupakan laporan yang dapat menggambarkan posisi keuangan perusahaan saat ini. Sedangkan laporan rugi laba merupakan salah satu bentuk dari laporan keuangan yang menggambarkan keuntungan-keuntungan serta beban-beban suatu perusahaan dalam masa periode tertentu.

Lalu, bagaimanakah cara membaca laporan neraca dan rugi laba, agar dapat difahami oleh pembuat maupun pembaca laporan tersebut?. Berikut langkah-langkah dalam membaca laporan neraca dan rugi laba usaha kita yang simple dan mudah. Mimin akan memberikan contoh laporan neraca dan rugi laba untuk jenis usaha swalayan, hasilnya setelah dilakukan beberapa transaksi, akan muncul laporan sebagai berikut :

Neraca Continue reading


1 Comment

METODE PENCATATAN PERSEDIAAN YANG COCOK UNTUK BISNIS ANDA : Physical or Perpetual ?

Holaaaa sobat wirausaha, pengusana sukses masa kini, masa depan dan seterusnya ๐Ÿ™‚

Jumpa lagi sama mimin ๐Ÿ˜€ . di kesempatan kali ini, mimin ingin mengajak sobat wirausaha untuk belajar mengenai metode untuk persediaan yang fenomenal yang akan kita kupas secara tajam (heheheh).

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam perusahaan dagang ataupun perusahaan yang sedang menjalankan suatu bisnis tertentu adalah tertibnya administrasi. Administrasi yang dimaksud disini adalah suatu aktivitas untuk selalu melakukan kontrol persediaan. Meskipun melakukan kontrol persediaan ini bukan jadi hal utama dalam melakukan transaksi. Namun, kontrol persediaan inilah yang biasanya selalu menjadi benang merah dalam setiap bisinis yang sedang kita jalankan saat ini. Nah, dari sisi akuntansi pun pastinya kontrol barang inilah yang membuat para akuntan pusing. Karena harus melakukan pembukuan mulai dari transaksi beli, persediaan, dan penjualan barang.

Oke sobat, sepenting apa sih sebenarnya pencatatan transaksi itu? Jawabannya penting sekali pencatatan transaksi ke dalam pencatatan pembukuan yang aktual, rapi, mudah dimengerti dan sistematis sehingga para investor dengan percaya diri dapat menanamkan sejumlah dana yang bisa membuat bisnis itu sendiri berkembang.

Dari sekian macam pekerjaan yang harus dilakukan akuntan mulai transaksi penjualan barang, pembelian barang, pembiayaan dan diskon serta perpajakan (wuuyyy,,, banyak sekali ya, heheh ๐Ÿ™‚ ). Namun, ditulisan ini kita akan lebih mendalami tentang mengelola persediaan barang yang baik. Karena tanpa adanya persedian, apalah yang dapat kita tawarkan ๐Ÿ™‚ (betul tidak jamaah ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ ).

Sebelum kita melangkah lebih jauh (bukan melangkah menjauhimu ya ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ ). Pertama, kita taโ€™arufan terlebih dahulu dengan metode untuk persediaan barang. Yes sobat, di kalangan pelaku akuntansi untuk mengelola persediaan barang telah diketahui terdapat 2 cara atau metode yaitu dengan:
1. Metode Periodic
Periodic inventory system
Menurut Kieso, Weygandt, & Warfield (2007;404), โ€œThe quantity of inventory in the hands of determined, as implied by its name, periodically. All purchase of inventory during the by debiting the account purchase accounting period are recorded.โ€

Metode periodic ini bisa disebut juga metode fisik (physical system), metode ini tidak mencatat barang masuk maupun keluar pada saat itu juga, melainkan mengambil angka keluar masuknya barang melalui penjualan yang dilakukan setiap bulan atau setiap tahun sekali. Biasanya memang metode ini dilakukan untuk persediaan yang harganya murah dan fast moving. Namun, metode ini juga memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri yakni:

1. Kekurangan : Pencatatan penjualan dan pembelian yang terpisah sehingga kita tidak bisa mengetahui stok sewaktu-waktu (tidak real-time).

2. Kelebihan : Untuk perusahaan yang memiliki barang fast moving atau murah biasanya lebih memilih untuk menggunakan metode ini, alasannya alokasi waktu dan tenaga yang lebih efektif dan efisien. Tidak membutuhkan waktu yang lama hanya untuk melakukan pencatatan atas persediaan.

Karena dalam metode ini stok tidak dihitung secara real time, maka perhitungan hpp dapat diilustrasikan sebagai berikut :

HPP : (Persediaan Awal + Pembelian Barang) โ€“ (Penjualan Barang)
Contoh persediaan awal tahun adalah 100,000.- pembelian bersih di tahun itu adalah 150,000.- dan penjualan barang adalah 200,000.- sehingga,
HPP : (100,000 + 150,000) โ€“ 200,000 = 50,000
HPP barang tersebut adalah 50,000.-

2. Metode Perpetual
Perpetual system
Metode perpetual memiliki Continue reading


Leave a comment

BEGINILAH CARA MENGHITUNG HPP PADA BARANG PAKET YANG BENAR

Ditengah persaingan usaha yang semakin ketat, kita dituntut untuk dapat memberikan pelayanan terbaik terhadap calon pelanggan maupun pelanggan kita. Salah satu pelayanan terbaik yang dapat kita tawarkan selain diskon adalah dengan menjual barang paket (menggabungkan lebih dari satu barang/assembling)

Baiklah, langsung saja cekidot (Inggris Timur maklum lah ya ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ ). Jika kita ingin menggabungkan beberapa item barang yang berbeda menjadi suatu paket, maka bagaimanakah dengan persediaan barang atau stock opname barang yang ada? Bagaimana dengan HPP nya ?

Tidak perlu kawatir sobat usaha. Kita dapat menggunakan fasilitas yang ada loh, lebih mudah dan membantu kita untuk memroses atau memroduksi beberapa item barang yang akan kita jadikan satu. Nah, kemudian secara otomatis, program yang kita gunakan akan menghasilkan HPP untuk setiap barang paket yang akan kita jual, dan tentunya dengan persediaan barang yang bisa kita pantau pergerakannya (jumlah barang yang keluar dan masuk, serta sisa barang yang ada/stock opname barang).

Point plus nya, Continue reading


Leave a comment

Mudah Menyusun Biaya Gaji Karyawan pada Laporan Rugi Laba

 

Dalam perjalanan usaha suatu perusahaan, transaksi keuangan adalah hal vital yang harus dikelola dengan sangat baik. Seperti yang telah kita ketahui, bahwa pencatatan transaksi keuangan dalam suatu perusahaan dengan pembukuannya, dimasukkan ke dalam jurnal transaksi. Pencatatan transaksi ke dalam jurnal dapat dilakukan secara lebih khusus seperti diantaranya pencatatan ke dalam jurnal kas masuk maupun kas keluar. Ada berbagai macam jurnal khusus. Namun, dalam tulisan ini hanya akan dibahas mengenai dua macam jurnal khusus, yaitu mengenai jurnal kas masuk dan jurnal kas keluar.

Mengenai pencatatan transakasi ke dalam jurnal kas masuk telah kita pelajari bersama sebelumnya. By the next, kita akan bersama-sama mempelajarai bagaimana memasukkan transaksi ke dalam kas keluar, khususnya untuk pembiayaan gaji karyawan dan jurnal yang timbul.

Oke sahabat wirausaha, untuk lebih praktisnya, kita akan belajar bersama mengenai tips-tips mujarab (tapi bukan obat tradisional ya? ๐Ÿ˜€ :-D) atau langkah-langkah untuk mencatat transaksi Continue reading


Leave a comment

APA YANG HARUS DILAKUKAN PERTAMA KALI UNTUK MENJALANKAN USAHA MINIMARKET? Membuat Data Baru

Pada saat ini, penggunaan komputer sudah menjadi kebutuhan yang dapat dikatakan sangat penting dalam setiap aspek kepentingan manusia. Khususnya dalam hal bisnis untuk pengembangan dan kemajuan positif suatu usaha. Oleh sebab itu, komputerisasi dalam suatu usaha atau bisnis menjadi hal yang banyak orang lakukan sebagai alternative yang dianggap paling baik dan cocok untuk membantu mewujudkan sistem kerja yang lebih efektif dan efisien.

Bagi pelaku usaha atau pelaku bisnis, komputerisasi yang dimaksud adalah mulai mengelola data-data usaha mereka dalam suatu program atau aplikasi komputer yang disesuaikan dengan kebutuhan usahanya. Dengan demikian, maka data-data tersebut akan menjadi sebuah database yang akan dikelola secara berkelanjutan untuk efektivitas dan efisiensi pekerjaan.

Dalam pencatatan database sangat diperlukan kerapian dan kejelasan klasifikasi data agar dapat dikelola dengan baik dan tidak Continue reading